Tags
ilmuwan, indonesia raya, korupsi, merdeka, penjajahan, upacara
17 Agustus tahun ’45
Itulah hari kemerdekaan kita…
Hari merdeka nusa dan bangsa…
Hari lahirnya bangsa Indonesia
Meeerdeeekaaa….
Sekali merdeka tetap merdeka!
Selama hayat masih dikandung badan…
Kita tetap… setia tetap… sedia..
Mempertahankan Indonesia…
Kita tetap.. Setia tetap.. Sedia
membela negara kita..
Bahagianya kita, setelah terbangun dari tidur, kita udah merasakan ketenangan di dalam negara yang merdeka. Tanpa ada rasa takut akan diserang, tanpa mendengar suara bom dan peluru yang sangat bising dan menakutkan. Dan tanpa perlu mengorbankan nyawa hanya demi satu kata, MERDEKA.
66 tahun sudah kita merdeka. 66 tahun sudah kita berusaha membuat negara warisan kakek, nenek dan leluhur kita yang turut berjuang demi membuat Indonesia merdeka, menjadi lebih baik. Ya, walaupun nama mereka tidak diabadikan, tapi hasil perjuangan dan jerih payah mereka demi anak cucunya patut kita hargai. Apa jadinya kita sekarang tanpa perjuangan mereka? Akankah menjadi negara boneka? Miris sekali…
Di usianya yang udah menginjak 66 tahun, kenapa Indonesia masih segini-segini aja? Belum menunjukan perkembangan dan hasil yang optimal? Siapakah yang mau bertanggung jawab terhadap keadaan Indonesia saat ini?
Emang kita udah merdeka, merdeka dari penjajahan dari negeri luar, penjajahan yang memakan waktu beberapa abad. Tapi sudahkah kita merdeka dari penjajahan dalam negeri sendiri? Korupsi, suap menyuap, kesemrawutan, kebodohan, kemiskinan, tawuran antar sesama anak bangsa, dan masih banyak lagi. Syukur-syukur Indonesia masih bisa menutupi segala kekurangannya dengan menunjukan pariwisatanya yang memukau. Tapi sampai kapan kita bisa terbebas dari sekian banyaknya kekurangan negeri ini?
“Cukup, sebelum lu nerusin, emangnya elu udah melakukan apa buat negara ini?”
Oke, sampai saat ini gue emang belum bisa nunjukin kontribusi apapun untuk negara tercinta. Dan gue juga gak munafik kalo masih sering nyontek waktu ada ulangan dan masih banyak kecurangan-kecurangan lain yang gue lakuin. Tapi semua tindakan yang dilakuin sebagian besar pelajar enggak terlepas dari pemerintahannya sendiri. Sebut aja korupsi, korupsi itu kan tindakan yang curang, dan gue sebagai pelajar yang masih labil mau enggak mau jadi ikutan curang dengan membawa pola pikir ‘kalo pemerintahannya aja pada gitu, kenapa kita musti dilarang?’. Bener gak para pelajar?
. Walaupun itu semua enggak 100% kesalahan pemerintahan. Tergantung masyarakatnya juga mau berubah apa enggak kan? Jadi marilah kita berubah, dan syukur-syukur kita bisa menjadi contoh dan bikin malu pemerintahan yang enggak bener (baca: oknum enggak bener).
“Udah kelar ceramahnya?”
Hehe iya, udah kelar kok ceramahnya.
Lumayan juga gue bisa mengeluarkan uneg-uneg yang tertimbun dalam-dalam di benak gue *lebay*. Oke, karena gue udah cukup ceramahnya, gue cuma mau laporan Upacara Kemerdekaan Indonesia Hari Rabu, tanggal 17 Agustus 2011 tadi pagi.
Tepatnya jam setengah 8 lebih gue udah baris bareng siswa-siswa lain. Upacara pun berlangsung dengan lancar tanpa ada kendala yang berarti. Cuacanya juga mendung, jadi adem deh. Sempet sih ujan bentar, tapi abis itu berenti. Abis itu ujan lagi dan berenti lagi. Coba aja kalo ujannya deras, mungkin anak-anak paskib pada nari-nari sambil nyanyi ditengah lapangan yang becek, kemudian diakhiri dengan aksi kejar-kejaran dua insan yang sedang memadu kasih. Romantis..
Tapi Tuhan berkehendak lain, muka gue tiba-tiba aja berubah jadi ganteng! Whoa, seluruh peserta upacara langsung mengarahkan pandangannya menuju muka gue seorang, dengan tatapan terpesona~ *digampar bolak balik*
Well, harapan gue buat Indonesia di hari Ulang Tahunnya yang ke 66 adalah… *ngeluarin lembaran sepanjang jembatan Suramadu*
Indonesia pasti berhasil dan pasti menjadi Macan Asia lagi! Dan buat para ilmuwan-ilmuwan yang sedang bekerja di luar sana, masih ingetkah kalian dengan hari kemerdekaan negara kalian, Tanah air kalian, Ibu pertiwi kalian? Bila masih, pulanglah.. dan nyanyikanlah lagu Indonesia Raya di atas Tanah Air. Ingatlah bahwa negara ini sangat membutuhkan ilmuwan seperti kalian, walaupun pemerintah kurang menghargainya, berusahalah, masyarakat lain yang masih ‘sadar’ pasti menghargai. Memang sulit dan penghasilan pun mungkin enggak setimbang dengan ilmu yang kalian punya, tapi yakinlah bahwa suatu saat oknum di negara ini bisa sadar. Kami, masyarakat Indonesia sangat menunggu kepulangan kalian, para ilmuwan..
Yah, mungkin cuma itu segelintir harapan gue, bocah SMA untuk Indonesia tercinta. Dan maafkan kalo ada kata-kata yang kurang berkenan
.
Dirgahayu Indonesia ku tercinta.
Indonesia Raya
Cipt: W.R. Supratman
Indonesia tanah airku..
tanah tumpah darahku..
Disanalah aku berdiri jadi pandu ibuku…
Indonesia kebangsaanku bangsa dan tanah airku
Marilah kita berseru..
Indonesia bersatu…
Hiduplah tanahku hiduplah negeriku..
Bangsaku rakyatku semuanya..
Bangunlah jiwanya..
Bangunlah badannya…
Untuk Indonesia Raya…
Indonesia Raya merdeka merdeka..
Tanahku negeriku yang kucinta…
Indonesia Raya merdeka merdeka
Hiduplah Indonesia raya..
Indonesia raya merdeka merdeka
tanahku negeriku yang kucinta…
Indonesia raya merdeka merdeka..
Hiduplah Indonesia raya…

Selammat HUT RI ke 66
merdeka
66, usia yang tidak muda lagi
semoga negeri ini tetap tata tentrem kerta raharja, Merdeka.
MERDEKA!!!
merdeka indonesia!
Sayangnya enggak bisa lomba panjat pinang dan makan krupuk..
dirgahayu RI ke 66.moga bisa menjadi bangsa yg besar
utk merayakan 17 agustus, nih aq ngadain small event, baca d sini
http://fauzanzasqi.wordpress.com/2011/08/16/independence-day-small-event/
merdeka!!!!!! semoga kita bisa merdeka dari koruptor dan pemimpin yang zalim
Masih menunggu sesorang pemimpin yang tepat.. seseorang yang bisa menggelitik bangsa Indonesia tuk bangkit dan berdiri tegak
Dirgahayu Indonesiaku!
merdeka ya merdeka,,, gak pake komplen2 urusan korupsi dll,,, bedaaaaaa buunggg dengan esensi negara merdeka yg pake upacara bendera… MERDEKA!!!
Merdeka INDONESIA ku Tercinta,
jaya lah Indonesia ku…salam kenal…
Semoga Indonesiaku makin jaya di darat laut dan udara….
(lho?)
Sobat udah bayar pajak kan? Kalau iya, berarti udah melakukan sesuatu buat negara
Tapi jujur ya, saya kurang suka kalau ada orang yang bilang “jangan tanyakan apa yang udah negara lakukan, tapi tanyakan apa yang sudah kamu berikan untuk negara” -__-
merdekaaa
tapi belon merdeka dari kemiskinan he he
pokoknya mah MERDEKA Had!! hehe
yep setuju
pertanyaan yang tepat adalah “emangnya sy udah melakukan apa untuk negara”
yang penting sekarang kita urus dulu diri sendiri biar bener, batu urus masalah yang lain
Kontribusi saya waktu 17 Agustus-an kemaren cuma naikin bendera aja. Malu-maluin yah -.-”
daripada saya, cuma ikut upacara doang -_-
kita harus merdeka dari bangsa sendiri
merdeka
logonya itu2 aja ya..
merdeka di bulan ramadhan,hehe
selamat ya indonesiaku
semoga kedepannya lebih baik dari yg sekarang
Wuih, postinganya panjang bener. hahaha
tapi bener banget, kalo Indonesia belum merdeka. Penjajahan jaman sekarang bukan secara fisik, tapi moral yang dampaknya semu dan lebih berbahaya.
Saya sendiri masih bingung mau ngapain buat Indonesia.
Ikut upacara? Meding kalo khikmat. Hah..
seperti pidato nih, mendingan gantiin pak SBY pas upacara penaikkan bendera! lumayan dapet naskah pidato segini nih, hehehe_
Saya cinta indonesia tapi saya merasa kita belum merdeka seutuhnya
“Minal Aidin Walfaizin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin”
Ah, ya, pokoknya selamat hari kemerdekaan ya, Indonesia…
beuhh, telat banget gue masuk sini masih boleh teriak Merdeka ga ya? Muahahahaha…
Met Idul Fitri 1432 H, mohon maaf lahir batin ya.
Salam hangat!
Minal Aidzin Walfaidzin
mohon maaf lahir dan batin…..
Mohon maaf lahir batin yak.. *telat banget* hehehehe
Met Idul Fitri 1432 H, mohon maaf lahir batin ya.
MERDEKA!!!